UNIFIKASI DAN PLURALISME HUKUM AGRARIA

Baca Daftar Isi dan sebagian Isi buku di GooglePlayBook 

Buku ini disusun berdasarkan sistematika pemikiran dengan tema besar “Pengantar Hukum Agraria” yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi, mahasiswa hingga praktisi di bidang hukum Agraria untuk memperkaya wacana keilmuan mengenai perkembangan Hukum Agraria di Indonesia. Beberapa bagian dalam buku ini juga mencoba membahas mengenai pentingnya peran Negara yang berdasarkan konstitusi berperan dalam menghilangkan dualisme hukum di bidang agraria serta memberikan kepastian hukum atas hak­hak seseorang atas tanah melalui kebijakan­kebijakan di bidang pertanahan.
Kebijakan tersebut dalam perkembangannya terjadi alih fungsi lahah yang diterapkan dengan mengutamakan persediaan tanah bagi usaha­­usaha di bidang industri, perkebunan besar dan pembangunan perumahan mewah (property) yang dikenal sebagai “real estates” di kota­kota besar, dengan menggunakan  tanah­tanah yang dimiliki oleh rakyat, termasuk yang semula diperuntukkan bagi usaha pertanian. Hal ini didukung dengan perubahan kebijakan di
bidang agraria yang terbukti semakin menjauh dari fungsi iisocial tanah itu sendiri.

Bisa dibaca di GooglePlayBook klik link berikut ini:  https://goo.gl/tDVQbH

Rp 60.000

SKU: 978-602-1223-75-8 Category:

About The Author

Dr. Iwan Permadi SH. MHum.

Baca Daftar Isi dan sebagian Isi buku di GooglePlayBook 

Buku ini disusun berdasarkan sistematika pemikiran dengan tema besar “Pengantar Hukum Agraria” yang diharapkan dapat menjadi rujukan bagi akademisi, mahasiswa hingga praktisi di bidang hukum Agraria untuk memperkaya wacana keilmuan mengenai perkembangan Hukum Agraria di Indonesia. Beberapa bagian dalam buku ini juga mencoba membahas mengenai pentingnya peran Negara yang berdasarkan konstitusi berperan dalam menghilangkan dualisme hukum di bidang agraria serta memberikan kepastian hukum atas hak­hak seseorang atas tanah melalui kebijakan­kebijakan di bidang pertanahan.
Kebijakan tersebut dalam perkembangannya terjadi alih fungsi lahah yang diterapkan dengan mengutamakan persediaan tanah bagi usaha­­usaha di bidang industri, perkebunan besar dan pembangunan perumahan mewah (property) yang dikenal sebagai “real estates” di kota­kota besar, dengan menggunakan  tanah­tanah yang dimiliki oleh rakyat, termasuk yang semula diperuntukkan bagi usaha pertanian. Hal ini didukung dengan perubahan kebijakan di
bidang agraria yang terbukti semakin menjauh dari fungsi iisocial tanah itu sendiri.

Bisa dibaca di GooglePlayBook klik link berikut ini:  https://goo.gl/tDVQbH

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “UNIFIKASI DAN PLURALISME HUKUM AGRARIA”