Be the sun and all will see you
Paparan oleh Dr. Fahruddin Faiz Terlalu banyak berpikir itu penyakit. Kadang-kadang dalam hidup ini, justru orang yang merasa sakit lebih besar, orang yang menderita itu, mereka yang pintar, yang banyak berpikir. Orang yang tidak terlalu banyak berpikir, ya dia tidak terlalu gelisah tentang hidup ini. Hidup ini dijalani saja, dinikmati saja sesuai dorongan-dorongan dirinya, tidak terlalu banyak pertimbangan. Ini lebih nyaman. Ada beberapa quotes , beberapa potongan dari novel yang menurut saya menunjukkan betapa hidup kita ini absurd, tidak pasti. Misalnya dari Notes from Underground atau Catatan dari Bawah Tanah , ada kalimat seperti ini. Perhatikan baik-baik: "Kita bahkan tidak tahu apa yang saat ini dimaksud hidup itu. Apakah ia sebenarnya? Dan apa namanya? Jauhkan kita dari buku, maka kita segera akan tenggelam dan menjadi bingung." Kita ini kan senantiasa diminta untuk memahami dan memaknai hidup, tapi menurut Dostoevsky dalam novelnya ini, sebenarnya kita itu tidak tahu, a…
Baca Selengkapnya »Selamat Milad Muhammadiyah ke-113; Memajukan Kesejahteraan Bangsa
Suasana Car Free Day di Jl. Ijen, Kota Malang, pagi itu berubah menjadi lautan energi positif. Ribuan langkah bergerak serempak, musik mengalun penuh semangat, dan wajah-wajah ceria memenuhi kawasan ikon kota tersebut. Saya ikut ambil bagian dalam kegiatan senam bersama Aisyiyah, ditemani putra saya, M. Al Fattah Bintoro. Udara pagi yang sejuk berpadu dengan keceriaan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru kota, menciptakan suasana penuh kehidupan dan kekeluargaan. Kegiatan ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya Wakil Wali Kota Malang yang menyapa hangat peserta, menandakan dukungan pemerintah terhadap kegiatan kesehatan masyarakat. Di tengah keramaian itu, saya bertemu sejumlah guru yang selama ini berdedikasi di dunia pendidikan. Pertemuan itu membawa suasana nostalgia tersendiri, sekaligus mengingatkan betapa kuatnya peran para pendidik Muhammadiyah dalam membangun generasi. Saya juga berjumpa dengan kolega-kolega lama. Wajah-wajah lama yang kembali muncul dalam suasana p…
Baca Selengkapnya »Profesi, Jiwa, dan Manajemen Diri: Mengajar dengan Kesadaran, Memimpin dengan Cinta
Pagi datang dengan lembut. Aroma kopi hitam menggantung di udara, berbaur dengan bunyi langkah mahasiswa yang baru tiba di halaman kampus. Di meja kerja seorang dosen, tumpukan makalah menunggu dibaca, sementara layar laptop menampilkan silabus yang akan dibahas hari itu. Tapi di balik semua kesibukan itu, ada sesuatu yang jauh lebih hening — sebuah perenungan tentang makna profesi, tentang mengajar bukan sekadar kewajiban, melainkan panggilan jiwa. Dalam kehidupan modern yang serba cepat, profesi sering kali tereduksi menjadi sekadar pekerjaan: memenuhi target, mengejar insentif, atau sekadar menghindari kekurangan. Padahal, bekerja sejatinya bukan hanya aktivitas ekonomi, tetapi juga aktivitas spiritual — ruang bagi jiwa untuk menyatakan dirinya. Di sinilah letak paradoks manusia modern: semakin sibuk bekerja, semakin jauh ia dari makna kerja itu sendiri. Pertanyaan sederhana sering muncul di sela waktu: “Apakah aku sudah berada di tempat yang seharusnya?” Sebagian orang menjawab deng…
Baca Selengkapnya »Dinamika UKM di Pasuruan dan Jawa Timur: Dari Bordir Tradisional hingga Inovasi Digital
Menakar Ulang Peran UKM dalam Perekonomian Daerah UKM Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional, termasuk di Jawa Timur. Data Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur tahun 2024 menunjukkan bahwa lebih dari 9 juta pelaku UKM berperan dalam menyerap tenaga kerja dan menjaga kestabilan ekonomi daerah. Di tengah guncangan global dan percepatan digitalisasi, sektor ini terbukti paling tangguh. Pasuruan menjadi contoh menarik. Kota ini dikenal sebagai salah satu sentra UKM bordir yang mampu bertahan lintas generasi. Deru mesin bordir di rumah-rumah warga menjadi simbol ketekunan dan kreativitas. Dari ruang kecil itulah lahir karya-karya yang bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menyimpan nilai budaya dan kebanggaan daerah. Namun, di balik ketahanan itu, terdapat tantangan besar. Banyak pelaku UKM bordir masih menghadapi keterbatasan modal, kesulitan adaptasi terhadap teknologi digital, serta minimnya kemampuan manajemen dan pemasaran. Ketika perubahan pasar …
Baca Selengkapnya »Kontak Redaksi
- Phone: +6285161500169
- Sirkulasi: admin@bookmart.co.id
- Iklan: sales@bookmart.co.id
- Redaksi: redaksi@bookmart.co.id
- Laporan Pembaca: info@bookmart.co.id